Historical Figure

A significant person in history

Find the deepest and truest explorations of the historical figure and cultural phenomena that have made the greatest contributions to shaping the world that we know today.

  • Kertanagara, Sri Maharaja Raja di Singhasari

    almanak | June 20, 2009

    Masa pemerintahan Krtanagara dikenal sebagai masa Perluasan Singhasari, dan ia dipandang sebagai penguasa Jawa pertama yang berambisi ingin menyatukan wilayah Nusantara. Menantunya Raden Wijaya, kemudian mendirikan kerajaan Majapahit sekitar tahun 1293 sebagai penerus dinasti Singhasari.

    Read Now
  • Sribaduga Maharaja, Raja Sunda di Pakuan Pajajaran

    almanak | March 30, 2009

    Sri Baduga (Sribaduga Maharaja) atau Prabu Guru Dewataprana, adalah anak dari Ningrat Kencana atau Dewa Niskala, cucu dari Prabu Niskala Wastu Kencana dan cicit dari Prabu Linggabuana.

    Read Now
  • Niskala Wastukancana, Prabu Nusalarang 1371 M

    almanak | March 17, 2009

    'Menurut Pustaka Rajyarajya I Bhumi Nusantara', Prabu Niskala Wastukancana disebut juga Prabu Wangisutah. Wastukancana setelah meninggal bergelar Sang Mokteng Nusalarang ring Giri Wanakusumah karena dikebumikan di Nusalarang di Gunung Wanakusumah.

    Read Now
  • Surawisesa; Prabu Surawisesa Jayaprakosa

    almanak | March 4, 2009

    Surawisesa Jayaprakosa adalah raja Sunda-Pajaran pengganti Sri Baduga Maharaja. Ia adalah putra Sri Baduga dari Mayang Sunda (Kentring Manik Mayang), jadi cucu Prabu Susuktunggal sekaligus cucu Ningratkancana (Dewa Niskala).

    Read Now
  • Mata Hari Margaretha; Menari Jawa Asal Belanda

    almanak | January 31, 2017

    Mata Hari Margaretha adalah seorang penari dari Belanda yang mendapatkan banyak ketenaran di Perancis. Ia belajar tari dan tarian Tradisional di Indonesia.

    Read Now
  • Socrates: Riwayat Singkat Bapak Filsafat Barat

    almanak | January 31, 2017

    Socrates adalah seorang filsuf Yunani dan diagungkan sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan peradaban Barat. Pada gilirannya tokoh yang diperkirakan hidup di tahun 470-399 SM (Sebelum Masehi) ini sering dianggap sebagai bapak filsafat.

    Read Now
  • Pertempuran Yarmuk 636 M; Heraclius dan Byzantium

    almanak | January 27, 2017

    Bisa dikatakan salah satu ironi besar dalam kehidupan Kaisar Heraclius adalah kekalahannya di tangan kekuatan Tentara Islam, tak lama setelah ia berhasil menyelamatkan Byzantium (Bizantium) dari cengkraman Kekaisaran Sassanid; lepas dari mulut buaya, Heraclius berhadapan dengan singa.

    Read Now
  • Mother Teresa; Cinta Kasih dan Kemanusiaan

    almanak | January 27, 2017

    Suatu ketika Mother Teresa ditanya perihal bagaimana caranya mempromosikan perdamaian dunia. Wanita yang dianugerahi Nobel Perdamaian pada tahun 1979 itu lantas menjawab, 'pulanglah, cintai keluargamu'.

    Read Now
  • Napoleon Bonaparte; Pemimpin Paling Kontroversi

    almanak | January 26, 2017

    Napoleon Bonaparte adalah seorang tokoh militer dan pemimpin politik Prancis. Lahir pada 15 Agustus 1769 dan meninggal 5 Mei 1821, tokoh satu ini dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Eropa.

    Read Now
  • Billie Holiday dalam Perkembangan Musik Jazz

    almanak | January 26, 2017

    Tidak ada dua orang yang benar-benar sama di bumi ini, dan dalam bermusik Anda harus bisa menjadi diri sendiri atau lebih baik jangan bermusik.—Billie Holiday

    Read Now
  • Taoisme; Lao Tzu dan Jalannya Segala Sesuatu

    almanak | January 10, 2017

    Taoisme merupakan sebuah 'agama' filosofis yang mulai berkembang di Cina sekitar 500 SM. Periode ini dikenal dengan “The Hundred Schools of Thougt” atau masa aliran seratus pemikiran.

    Read Now
  • Haidar Ali Sahib dan Revolusi Amerika Serikat

    almanak | December 8, 2016

    Jika Sultan Mysore punya sedikit keberuntungan, George Washington mungkin akan dikenal sebagai Haidar Ali dari Amerika Utara. Haidar Ali Sahib penguasa Mysore–sebuah kerajaan di barat daya India sekarang.

    Read Now
  • Piet Mondrian dan Karya-karya Terbaiknya

    almanak | October 22, 2016

    Saya ingin mendekati kebenaran sedekat mungkin, dan karena itu saya membuat semuanya abstrak hingga saya tiba pada kualitas mendasar dari sebuah benda.–Mondrian.

    Read Now